Manajemen Berbasis Sekolah
Pengertian Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah
Menurut Edmond (dalam Suryosubroto, 2004:208) Manajemen Peningkatan mutu berbasis sekolah merupakan alternatif baru dalam pengelolaan pendidikan yang lebih menekankan kepada kemandirian dan kreatifitas sekolah.
Menurut Edmond (dalam Suryosubroto, 2004:208) Manajemen Peningkatan mutu berbasis sekolah merupakan alternatif baru dalam pengelolaan pendidikan yang lebih menekankan kepada kemandirian dan kreatifitas sekolah.
MBS berpotensi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, pemerataan,
efisiensi, serta manajemen yang bertumpu pada tingkat sekolah. MBS
dimaksudkan meningkatkan otonomi sekolah, menentukan sendiri apa yang
perlu diajarkan, dan mengelola sumber daya yang ada untuk berinovasi.
MBS juga memiliki potensi yang besar untuk menciptakan kepala sekolah,
guru, dan administrator yang profesional.
Tujuan Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah
Tujuan penerapan MBS untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara umum baik itu menyangkut kualitas pembelajaran, kualitas kurikulum, kualitas sumber daya manusia baik guru maupun tenaga kependidikan lainnya, dan kualitas pelayanan pendidikan secara umum
Tujuan penerapan MBS untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara umum baik itu menyangkut kualitas pembelajaran, kualitas kurikulum, kualitas sumber daya manusia baik guru maupun tenaga kependidikan lainnya, dan kualitas pelayanan pendidikan secara umum
Kekuatan dan Kelemahan MBS
Kekuatan yang dimiliki persekolahan merupakan bersifat normative,
seperti dimiliki rencana strategis, yang disusun berdasarkan Visi, misi
dan nilai-nilai yang telah ditetapkan. Kelemahan yang terdapat juga bersifat normatif: (1) Penerapan manajemen pendidikan berbasis sekolah masih bersifat anjuran, (2) kotrol masyarakat belum memadai, (3) komite sekolah belum mampu memberikan bantuan secara penuh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar